Ini Fitur Baru Toyota New Avanza

Ini Fitur Baru Toyota New Avanza

Toyota Avanza terbaru rumornya segera meluncur. Multi purpose vehicle (MPV) andalan Toyota ini, memang sudah lama tak mendapatkan pembaruan total. Generasi keduanya saja sudah memasukki tahun ketujuh pada 2018 ini.

Bila jadi diluncurkan, Toyota harus meramu Avanza sebaik-baiknya. Pasalnya, saat ini pemain di segmen MPV semakin banyak menawarkan beragam keunggulan. Nah, kali ini Oto mencoba mengulik fitur apa saja yang seharusnya dibenamkan ke Avanza terbaru.

  1.      Enam Airbag

Berkaca pada Rush terbaru yang sudah dilengkapi 6 airbag. SUV ini mampu menjaga harganya tetap stabil. Harusnya Avanza bisa mengikuti jejak Rush, memperkuat sektor keselamatan, pengemudi dan penumpang di seluruh baris terlindungi. Avanza pun memiliki poin lebih yang mampu menggoda konsumen untuk membelinya.

  1. Stability control dan Brake Assist

Avanza, dikenal sebagai mobil yang memiliki manuver lincah. Tetapi mobil sejuta umat ini tak didukung stability control. Padahal, fitur ini sangat membantu dalam menjaga keamanan berkendara. Mobil dapat terhindar dari bahaya selip karena tenaga terdistribusi secara dinamis ke roda mengikuti kebutuhan traksi.

Fitur pendukung keselamatan lainnya, brake assist (BA). Adanya BA membantu rem ABS untuk bekerja lebih optimal menghindari insiden. Fitur ini berfungsi membantu pengereman, bahkan secara otomatis mampu mengaplikasikan rem saat terdeteksi adanya pelepasan pedal gas tiba-tiba, yang menandakan adanya bahaya terjadi.

  1. Lampu LED dan DRL

Penguatan sektor penerangan tak hanya menguntungkan dari sisi fungsional. Penggunaan LED juga dapat meningkatkan tampilan Avanza. Baik lampu depan dan belakang bisa dimanipulasi desainnya tanpa batas. Daytime running light (DRL) juga perlu menjadi pertimbangan Toyota. Ini merupakan fitur pasif yang berkontribusi menjaga keselamatan, baik pengemudi itu sendiri maupun pengguna jalan di sekitar. Sebenarnya, Avanza pernah mendapatkan imbuhan DRL, namun waktu itu Toyota menghadirkannya sebagai edisi terbatas.

  1. Smart Key

2019 Fortuner TRD Sportivo key

Teknologi tanpa anak kunci untuk mengakses mobil (Smart Key), sudah banyak digunakan pabrikan mobil di Indonesia. Toyota sendiri juga punya model yang mengusung fitur ini, contohnya Rush. Kehadiran keyless di Avanza terbaru tentunya menarik. Fitur ini biasanya disandingkan dengan teknologi start stop engine. Pengemudi jadi lebih mudah menyalakan dan mematikan mesin dengan sentuhan satu jari.

  1. Cruise Control

Fitur ini bisa menjadi pertimbangan bagi Toyota sebagai bekal Avanza. Cruise control bukan lagi barang mewah. Tengok saja Mitsubishi Xpander Ultimate yang Oktober lalu sudah dilengkapi peranti itu. Penggunaannya membantu pengemudi berkendara di jalan bebas hambatan. Apalagi jika perjalanannya cukup jauh, rasa lelah pada kaki pengemudi bisa diminimalisir karena mobil berakselerasi secara otomatis mengikuti batas kecepatan yang ditentukan.

Daftar Low MPV Terlaris 2018, Toyota Avanza Kembali ke Puncak

Daftar Low MPV Terlaris 2018, Toyota Avanza Kembali ke Puncak

Pertarungan antarpabrikan di segmen  Low MPV (Multi Purpose Vehicle) kian seru. Bukan tanpa sebab, peminat mobil ini sangat banyak di Indonesia. Produsen berlomba menarik hati para pecinta mobil keluarga. Di posisi puncak direbutkan oleh dua lakon, Mitsubishi Xpander dan Toyota Avanza.

Keduanya saling berebut ceruk pasar Low MPV, yang mendominasi semua segmen penjualan mobil. Namun kita lihat dulu, penjualan mobil di semua kelas skala nasional. Menukil data wholesales terbaru (pabrik ke diler) yang dirilis Gaikindo, total penjualan mobil pada Oktober 2018 mencapai 106.050 unit. Angkanya terkerek 10,25% dibanding September 2018, yang membukukan penjualan 96.191 unit.

Pertumbuhan dua digit bukan angka yang sedikit. Beberapa APM mengaku, penjualan masih baik lantaran harga komoditas yang juga naik. Pertumbuhan ekonomi nasional juga masih positif di atas 5%. Jadi daya beli di sektor otomotif masih terbilang baik. Penyumbang paling banyak memang pasar LMPV. Penyebabnya, harga yang relatif terjangkau dan kapasitas penumpang yang banyak (rata-rata 7 seater).

Dan khusus Oktober kemarin, Xpander tertinggal jauh dari rival sengit, Avanza. Mobil keluarga garapan Toyota ini, kembali merajai pasar. Avanza mengantongi penjualan 8.415 unit. Entah jurus sakti apa yang dikeluarkan perusahaan. Padahal dari fitur dan desain sudah mulai usang ditinggal kompetitor. Faktanya Avanza masih laris manis.

Tapi di sini Toyota Astra Motor membuktikan, value dari T brand begitu kuat di masyarakat. Torehan tadi belum ditambah dari fleet market. Toyota Transmover alias Avanza versi komersial terjual 943 unit. Jadi totalnya 9.358 unit selama sebulan kemarin.

Avanza membungkam Xpander, yang hanya terjual sebanyak 5.408 unit. Penjualannya sedikit terkoreksi, dibanding perolehan September 2018 yang mencapai 6.276 unit. Padahal, Mitsubishi rajin mengkampanyekan kebolehan Xpander lewat ‘Tons of Real Happiness’ yang berlangsung di sembilan kota di Indonesia.

Untuk menutup tahun fiskal 2018, masih tinggal 1,5 bulan lagi. Berarti ada kesempatan untuk menjadi juara. Tak mungkin pula Mitsubishi bergeming atau bahkan berpangku tangan, melihat Xpander dilibas Avanza. Kita lihat saja, bagaimana mereka mengalokasikan tenaganya untuk menjadi LMPV nomor satu di Indonesia. Setidaknya kita bisa melihat data tersaji di tahun depan.

AAvanza Limited

Avanza merupakan model kendaraan Toyota yang paling laris. Sejak peluncurannya di era 2000an awal, model kendaraan keluarga yang kompak jadi primadona. Satu persatu kompetitor tak mampu membuat penjualannya surut. Baru belakangan perlawanan diberikan oleh Xpander. Mari kita tunggu persaingan mereka di bulan berikutnya.